Welcome Benvenuto Assalamualaikum Bienvenue Selamat Datang hua-nyíng-gua-nglín Willkommen Bienvenido Sugeng-Rawuh hwangyong-hamnida Wilujeung-Sumping Welkom Velkommen Aloha Salamaik-Datang Sawasdee
Showing posts with label poetry. Show all posts
Showing posts with label poetry. Show all posts

Thursday, 15 June 2017

Lamunanku


Hari pukul satu; tengah malam
kereta ini membawaku, padamu yang terlelap.
Barangkali aku hadir dalam mimpimu; Aku Ingin.
Ah... Subuh masih lama, dan
jarak masih membentang.
Aku ingin segera terbaring,
dalam dekapanmu.


Cirebon, 13 Juni 2017
Share:

Tuesday, 28 June 2016

Cerita Cintaku




sayang...
pertama kali ku melihatmu di hari Jumat itu
aku hanya terpana dan takjub
kau begitu memukau begitu anggun dan mempesona
kau mungil dan lincah
ah... aku hanya tertegun.

sayang...
kucoba mengayuh asa
merapat ke dermaga hatimu yang tak tersentuh
menahkodai sampan kecilku
mencoba menyelinap diantara kapal-kapal mewah itu
sesaat aku terhempas, tak mampu menahan dahsyatnya gelombang hatimu

sayang...
ketika sang Maha Kuasa mencipta
tak seorang pun kan mampu menyela
dan ketika Dia berkehendak
titah-Nya kan terlaksana
begitulah...
hingga sampanku pun mulai menepi dan berlabuh

mereka mencerca mereka tak suka
aku tak peduli dan kau pun begitu
begitulah...
ketika semuanya memang mesti begitu
begitulah...

sayang...
lihatlah daratan kita sekarang
tak seindah nirwana memang
tak semegah istana kayangan
tapi disinilah kita
melabuhkan asa dan impian
menambatkan segala kenangan

sayang...
lima tahun berlalu dari Jumat itu
hari ini Selasa, 29 November 2011
deretan angka penuh makna

sayang...
Aku bahagia mencintaimu.


*Happy 2nd Anniversary*

28 Nov 2011
Share:

Kasih




o bulan

o bintang
o matahari
rindu terpagut
kasih bertaut
hadir mu menepikan luka

29 May 2013
Share:

21 hari tanpa kata





ku buka dan ku pandangi
kumpulan kertas bersampul hijau itu

kata demi kata, kalimat demi kalimat ku lafalkan
tak sampai di ujung asa aku terhenti
tertegun terpukau dan terpaku
tak mengerti dengan coretan tintamu

aduh, prof.
apa yang ingin engkau sampaikan
apa maksudnya, aku tak paham.

pintamu mudah dan ringkas:
komentari dan pendapati.
itu sulit buatku, prof.
sepuluh halaman, lima belas halaman
serasa satu buku penuh bagiku.

waktu kian melawanku
dia berlari terlalu kencang
berputar begitu cepat
tak mengerti akan kesulitanku

sebentar lagi harus kuserahkan,
namun satu huruf pun belum kutuliskan
satu kata pun tak terfikirkan
21 hari tak cukup, prof.

21 hari tanpa kata
21 hari aku tersiksa
21 hari yang membuat otakku menciut
seperti baju di pagi hari yang hendak dijemur; diperas.

tapi itulah resikonya
resiko yang (mungkin) mencerdaskanku
resiko yang melatihku...

ah... aku capai prof.
aku tidur.


29 Dec 2011
Share:

Friday, 21 June 2013

The Great of Love

O you beauty...
the dawn breaks
the sun sets

O dark night
bestow me upon my love
The great of Love

a man walks
memory lies
Is she to be mine?

the wall tells no lies
the bird sings harmony
She is indeed MINE


marbella suites hotel, DAGO
June 15, 2013
*di sebuah sesi lokakarya

Share:

Thursday, 14 February 2013

Matahariku


subuh menyapa hari
fajar menyingsing datang
matahariku menampakkan diri
hangat...indah...dan tentram

adakah ia hadir di langitmu?

matahariku bersinar terang
benderang...
mengusir awan hitam pembawa hujan
menyapu kekelabuan di hati
siangku panas berdentang

adakah ia hadir di langitmu?


hari mulai petang
matahariku beranjak pergi
malu-malu ia beringsut ke peraduan
meninggalkan jejak jingga di cakrawala
menyapa malam sang pengganti

adakah ia hadir di langitmu?
Share:

Monday, 12 September 2011

Trilogi Perjamuan

SEBELUM JAMUAN

Dan Kumulai semuanya dengan hatiku 
ku petik bulir padi dan sayuran terbaik
dari kebun jiwaku. Kumasak sepenuh rindu
sepenuh mesra hingga mengepul segala salam
dalam darah batinku. Maka aku pun datang
pada mu,menyeduh teh dengan darahku, 
menyiapkan meja perjamuan. 
Sudah kubayangkan perjumpaan kita
dua langit pengalaman, dua dunia berlainan 
membangun cakrawala di meja makan 
tempat bermacam dunia
bertautan menjelma bunga.
Tak kau lihat kesibukanku 
tak kau tahu keletihanku 
sendiri menyiapkan masakan di dapur 
namun sungguh benar tak mampukah
engkau dengar desirnya yang berdebur? 



DALAM PERJAMUAN

Engkau telah kekenyangan
dengan makanan lain, menu lain, perjamuan
lain, kala kau datang ke mejaku
hingga anatara sungkan dan tak mengerti
kau pandangi saja segala masakan
yang terhidang di meja makan.
Sambil tak putus-putus bersendawa
kau sentuh juga dengan enggan
satu dua makanan dan kau muntahkan
lalu kau tertidur sambil mendengkur
tinggal aku termangu
sendiri bagai orang dungu.
Waktu makan sudah lewat.
Senja beringut berangkat
ke jantung malam.

Nasi dingin, masakan dingin.
Berkesiur juga suara angin
Sayur Basi, teh pun basi
Apa lagi yang mesti ditangisi.

Kala matahari bersinar di cakrawala
kau terbangun tiba-tiba
memanggil segala orang
mencicipi ini dan mencoba itu
lalu sebuah ceramah panjang
tentang bagaimana mestinya masakan
dihidangkan, juga cara indah menyusun menu
para pemujamu mengangguk setuju.
Tinggal aku termangu
Sendiri bagai orang dungu


SELESPAS JAMUAN

Semua telah pergi. Di piring tinggal duri
duri yang menganga. Jejak-jejak kaki
di lantai dingin. Tumpahan saus
nasi basi dan tulang-tulang berserakan
di paru-paruku. Dari jendela
ku lihat engkau di restoran lain bersendawa tak habis-habisnya.

Di sebuah pinggan
ku lihat sepotong ikan bagai diriku
terendam di kuah yang salah
hingga rasanya kikuk dan masam di lidah.
Maka kukemasi diam-diam sisa bumbu
Kulit bawwang dan pecahan telur
yang berserak dalam batinku.

Akupun belajar memasak bagi diriku
Sendiri. Sekali saja kau sebut kata perjamuan
piring-piring di nadiku segera berderak pecah
membikin hatiku luka parah



Agus R. Sarjono, 2002
*dikutip dari Musthafa, 2008: 63-65


Share:

Friday, 29 October 2010

Lagu Siul (Chairil Anwar)

Laron pada mati
Terbakar di sumbu lampu
Aku juga menemu
Ajal di cerlang caya matamu
Heran! ini badan yang selama berjaga
Habis hangus di api matamu
‘Ku kayak tidak tahu saja.
II
Aku kira
Beginilah nanti jadinya:
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros

Dikutuk-sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta,
Tak satu juga pintu terbuka.

Jadi baik kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa,
Aku terpanggang tinggal rangka

25 November 1945

Share:

Thursday, 13 December 2007

Aku Rindu....

ini puisi pendek yang saya bikin spontanitas tadi malam...

di dinginnya malam,
dan di bawah langit yang kelam,
terpampang sejuta kenangan indah....

semilirnya angin malam ini
membawa anganku pada sebuah nama
yang terukir dalam jiwa

aku rindu....
aku rindu....
Share:

Thursday, 4 October 2007

"Quote of the Day"

Babaju basunggua lusuah
Bakatak-katak ditangan
Alah buliah mangkonyo rusuah
Alah dapek, takuik kahilangan
Share:

Tuesday, 18 September 2007

Takdir

Sebuah sajak karya R.A Katini, dikutip dari Panggil Aku Kartini Saja (Toer, 267:2006)

Betapa si anak manusia,
Betapa asing mula tadinya,
Cuma sekilas, hati ikrar setia,
Tinggal menetap, tunggal dan esa.

Betapa hati di dada,
Tersayat dengan suara,
Betapa asing mula tadinya,
Lama, lama gaungi diri laksana doa.

Betapa ini jiwa,
Dalam sorak-sorai melanglang,
Jantung pun gelegak berdenyar,
Bila itu mata sepasang,
Ramah pandang menatap,
Jabat tangan hangat diulurkan!

Tahu kau, samudra biru,
Menderai dari pantai ke pantai?
Di mana, bisikan padaku,
Di mana, mujizat bersemai?

Bayu tangkas, katakan padaku,
Pendatang dari daerah-daerah tanpa nama,
Siapa gerangan dia, pendatang tanpa dipinta,
Mengikat hati abadi begini?

Oi! Bisikan padaku, surya bercaya kencana,
Sumber sinar, sumber panas kuasa,
Apa gerangan mujizat agung,
Nikmatkan hati bahagia begini,
Lembutkan, lunakkan derita,
Yang slalu datang dengan manjanya?

Sepancar surya, habis tembusi dedaunan,
Jatuh di laut pasang mengimbak-imbak,
Terang sekarang, gemilang dunia,
Dalam paduan caya kencana surya.

Permainan caya dan warna,
Pameran ditentang mata mesra, dan hati kecil yang terpesona,
Hembuskan doa-syukur tulus-rela.

Mujizat ternyata tiga!
Di hamparan mutiara cair gemerlapan,
Dipahatkan aksara padanya oleh surya:
Cinta, Persahabatan, Simpati.

Cinta, Persahabatan, Simpati,
Berdesau ombak datang bisikkan kembali,
Berdendang baju dan pohon,
Pada si anak manusia menganga bertana.

Manis membelai terdengar,
Nyanyi gaib ombak dan bayu,
"Seluruh, seluruh dunia,
Jiwa seia bakal bersua!"

Tiada tenaga kuasa lerai,
Apapun, pangkat, martabat,
Tiada peduli segala,
Tangan pun berjabatan!

Dan bila jiwa telah seia,
Retak tidak, tali abadi,
Mengikat erat, setia arungi segala,
Rasa, Jarak, dan Masa.

Tunggal dalam suka, satu dalam duka,
Seluruh hidup gagah ditempuh!
Oi, bahagia dia si penemu jiwa seia,
Yang mahakudus dia suntingkan.
Share:

Thursday, 19 July 2007

Parted

SLEEPLESS I listen to the surge and drone
And drifting roar of the town’s undertone;
Till through quiet falling rain I hear the bells
Tolling and chiming their brief tune that tells
Day’s midnight end. And from the day that’s over 5
No flashes of delight I can recover;
But only dreary winter streets, and faces
Of people moving in loud clanging places:
And I in my loneliness, longing for you...

For all I did to-day, and all I’ll do 10
To-morrow, in this city of intense
Arteried activities that throb and strive,
Is but a beating down of that suspense
Which holds me from your arms.
I am alive
Only that I may find you at the end 15
Of these slow-striking hours I toil to spend,
Putting each one behind me, knowing but this—
That all my days are turning toward your kiss;
That all expectancy awaits the deep
Consoling passion of your eyes, that keep 20
Their radiance for my coming, and their peace
For when I find in you my love’s release.

Siegfried Sassoon (1886–1967). Picture-Show. 1920.
Share:

She walks in Beauty

SHE walks in beauty, like the night
Of cloudless climes and starry skies;
And all that 's best of dark and bright
Meet in her aspect and her eyes:
Thus mellow'd to that tender light 5
Which heaven to gaudy day denies.
One shade the more, one ray the less,
Had half impair'd the nameless grace
Which waves in every raven tress,
Or softly lightens o'er her face; 10
Where thoughts serenely sweet express
How pure, how dear their dwelling-place.

And on that cheek, and o'er that brow,
So soft, so calm, yet eloquent,
The smiles that win, the tints that glow, 15
But tell of days in goodness spent,
A mind at peace with all below,
A heart whose love is innocent!

George Gordon Byron, Lord Byron. 1788–1824
Share:

Thursday, 14 June 2007

(kau) masih (kekasihku)

sayang...
ketika kau tak lagi bisa menunggu
ketika engkau telah lelah
dan ketika dia benar-benar tidak menginginkanmu

janganlah pernah ragu untuk mencariku
karena aku masih disini untukmu

sayang...
bila dia tidak mengerti kamu, aku mengerti
bila dia tidak mempedulikanmu, aku peduli
dan bila dia tidak bisa memberikan cinta, aku bisa
maka...
janganlah pernah ragu untuk mencariku
karena aku masih disini untukmu

sayang...
aku masih yang dulu
dan cinta ini masih sama, masih untukmu
Share:

Monday, 7 May 2007

My Verses

I walk down this green grass
step by step to get you, marvelous face
sometimes I fall but I'm sure you're the best
and you're already here, right deep in my chest

I know no what to say
'cos my love grows each and everyday
you know I don't tell you a lie
your name is always in my pray

I love when you sit next to me
then my day is perfectly happy
moreover when we watched Spiderman
'though no foods no drinks; No problem

it's so nice when we talk a lot story
about me, you and the whole family.
but one time i run out of memory
the thing i can recover only 'Love Actually'

o ya, I never regret what I did on a Sunday
in the afternoon two days before May
I don't care and no matter what they say
may be that is the price i have to pay

do you remember the Nottin' Hill?
where Hugh plays as Will.
don't you notice it makes me really feel
that my love to you is real

there is a moment when we had lunch together
you and I, face to face in program chamber
I got your egg and cow's skin (?) cut like a dice
you had my fish and that was very pleased

I like to listen the Indonesian songs lately
from Chrisye, Ada, Samsons to Nidji
but no one can even defeat Padi
especially when Fadly sings
'MAHADEWI'

I'm pleasure when you take my chocolate
cause that is straight from the heart,
which represents the sentence 'don't be sad'
cause I'll glad if only you are glad

I don't like very much to drink beer
as much as i don't like seeing you cried a tear
don't you think that isn't so worthed, my dear
hopefully by next time you'll be saying, 'I have no fear'

having chatted with you is my best time ever
despite my hands is tired and my body got fever
but you gotta remember you'll be in my mind forever
even though I am already in hereafter

at last I wanna let you know
that I do love you so
and, I'm not too good in writing rhymes
so, if you don't like just put it in flames.


- in my chamber before my slumber -

Share:

Sunday, 29 April 2007

it's hard to

i love you but it's hard to explain you
i need you but it's hard to show you
i miss you but it's hard to say to you
and now, i have to forget you
but it's really hard to do...
Share:

untukmu mba'...

Today is your day
and I am thinking,
God sent a gift to the world
When you were born
Someone who cares, loves
Someone who touches each life

Today is your day
and I am thinking,
May your day deserve to be
A national holiday
Coz you are special
Coz you are wonderful

Today is your day
and I am thinking,
How thankful I am to know you
You brighten my life
Fill it with joy, loving smiles, and caring looks
That no one can replace

Today is your day
No breathtaking presents are given to you
No sparkly jewelries are here for you
No tremendous verses

But look up there…
In the twilight heavens you’ll see
A blinking star wishes you…
Wishes you lifelong
Wishes you good fortune and,
Wishes you blissful always
As you made me

I can’t even dream
What life would be like
Without you, since
You mean very much to me
More than you can know

Happy Birthday!

Share:

Tuesday, 13 February 2007

i carry your heart with me - by e.e. cummings

i carry your heart with me (i carry it in
my heart) i am never without it (anywhere
i go you go, my dear; and whatever is done
by only me is your doing, my darling)

i fear
no fate (for you are my fate, my sweet) i want
no world (for beautiful you are my world, my true)
and it's you are whatever a moon has always meant
and whatever a sun will always sing is you

here is the deepest secret nobody knows
(here is the root of the root and the bud of the bud
and the sky of the sky of a tree called life; which grows
higher than soul can hope or mind can hide)
and this is the wonder that's keeping the stars apart

i carry your heart (i carry it in my heart)
Share:

one art - by Elizabeth Bishop

The art of losing isn't hard to master;

so many things seem filled with the intent

to be lost that their loss is no disaster.


Lose something every day. Accept the fluster

of lost door keys, the hour badly spent.

The art of losing isn't hard to master.


Then practice losing farther, losing faster:

places, and names, and where it was you meant

to travel. None of these will bring disaster.


I lost my mother's watch. And look! my last, or

next-to-last, of three loved houses went.

The art of losing isn't hard to master.


I lost two cities, lovely ones. And, vaster,

some realms I owned, two rivers, a continent.

I miss them, but it wasn't a disaster.


--Even losing you (the joking voice, a gesture

I love) I shan't have lied. It's evident

the art of losing's not too hard to master

though it may look like (Write it!) like disaster.
Share:

c'est moi

Member of

1minggu1cerita