Welcome Benvenuto Assalamualaikum Bienvenue Selamat Datang hua-nyíng-gua-nglín Willkommen Bienvenido Sugeng-Rawuh hwangyong-hamnida Wilujeung-Sumping Welkom Velkommen Aloha Salamaik-Datang Sawasdee

Thursday, 14 February 2013

Matahariku


subuh menyapa hari
fajar menyingsing datang
matahariku menampakkan diri
hangat...indah...dan tentram

adakah ia hadir di langitmu?

matahariku bersinar terang
benderang...
mengusir awan hitam pembawa hujan
menyapu kekelabuan di hati
siangku panas berdentang

adakah ia hadir di langitmu?


hari mulai petang
matahariku beranjak pergi
malu-malu ia beringsut ke peraduan
meninggalkan jejak jingga di cakrawala
menyapa malam sang pengganti

adakah ia hadir di langitmu?
Share:

Monday, 21 January 2013

Our Songs

Ok, I know you're gonna be mad at me knowing that I prefer writing in this blog to revising my thesis. Well honey, I need a break :D. Now, we've been together for years. We have two gorgeous children and they are very gorgeous, indeed. The spirit of our lives.
To remember the old days, I want to list our 10 memorable songs. The songs that accompany our stories. In other words, These are our soundtracks. FYI, you introduced me most of the songs in the list. You brought me a new life. New chapter in my life. Hence, let's start to countdown the list, shall we?

10. Jealousy - Queen

Aha, our very first song is the romantic and melancholic song by our favorite band, Queen. In today's word, lagu galau. Haha...  I fell in love once I heard the song. So beautiful. Actually, you gave me this song accidentally. If I'm not mistaken, at that time, I asked for a song, but then you copied me several songs including this one. This was one of my favorites, moreover the situation was so supportive. I was the one who sought for a chance, at that time. The song matched the circumstance. Oh how wrong can you be, to fall in love was my very first mistake?
*was it my mistake to fall in love with you?

09. She - Elvis Castillo

Next is another beautiful song sung by Elvis Castillo and it is also the OST of Notting Hill. Okay, I knew the song before I met you, but it was you who searched and downloaded it for me. You knew so much about songs downloading at the moment. Personally, I like the word She. It represents someone who is destined to be mine. She may be the reason I survive. The why and wherefore I am alive ... Feel like Hugh Grant when singing the song with you.

08. Where are You Now - Jimmy Harnen

Where are you now? is someone there tonight holding what was mine?
haha... what a possessive lyric.

07. Nuansa Bening - Gang Pegangsaan

This is beautiful. Really. In my opinion, this is one of the most beautiful songs ever written by Indonesian musician. O tiada yang hebat ketika kau lewat di hadapanku, biasa saja... 

06. I love you - Sofie

One of the OSTs of BrokeBack Mountain. Actually, this is your song and I believe that there are only few people who know this song. But lately I also like the song. This song is "different". Then, I love you becomes my magic clause ever since- You know what I mean.


05. We could be in love - Lea Salonga & Brad Kane

I used to say we could be in love but now I proudly say, We are in love. XOXO

04. I loved her first - Heartland

When I listened to this song, I imagined that you were marrying somebody else. I listened to this song when our relationship reached its fragile condition due to our own situation. If you had married someone else at that time, I would have said to him, "I love her first!"
*actually, this is a song from a father to his daughter

03. Love hurts - Nazareth

Love will feel so much hurting when reality is against our hope. I listened to the song when we were on the bus after having lunch in Sari Ater. Love hurts, babe!

02. Love of my life - Jim Brickman

Honeymoon song... every morning, every breakfast time... this song was played and played, over and over again... At first, you had no clues whose song it was, then I told you. Now, every time this song is played in Mall, Restaurant, my memory goes directly to our Honeymoon time. Lovely.

01. Old flame can't hold a candle to you - Dolly Parton


I bet you are not so familiar with this song. This is the clue, I played it in front of your house at your birthday while flipping my "cards". This is very good song and Dolly Parton is a good singer as well.
The last card said, "To me, you are PERFECT".

Well, sweetie, those are my 10 perfect songs for us. They are the soundtrack of our love story. The story to be told to our children. We are different, but we are one, in the name of love. I Love You.



Share:

Friday, 28 September 2012

Pertemuan


Setelah pertemuan itu, aku terpuaskan
lama sudah ku menunggu saat-saat tadi
kasih terpadu, jiwa terhangatkan

Goresan tinta merah menari diputihnya kertas hati
meluruhkan lara dan nestapa
membirukan dunia

Kemana saja engkau sang terkasih
syair ini tercipta lama
menunggu sebuah pertemuan.
Share:

Friday, 21 September 2012

"Umpteen, Thank You"


Bahasa Inggris. Itulah kunci utama komunikasi di era sekarang. Hampir semua hal terkini berbau bahasa asing yang dinyatakan sebagai bahasa komunikasi dunia.  Kemampuan berbahasa Inggris memang sangat dituntut sekarang ini. Bagi siapa saja, termasuk guru. Nah, berbicara tentang guru dan bahasa Inggris, saya punya pengalaman menarik beberapa waktu yang lalu.  Pengalaman ini saya peroleh di sebuah seminar Internasional yang dihadiri oleh guru Sains terbaik dari Asia Tenggara-juga dihadiri oleh guru dan pakar dari Jepang dan Amerika Serikat.
Seorang guru sains mempresentasikan makalahnya. Awalnya saya tidak begitu mempedulikan. Memang awalnya saya sudah melihat poster yang dimiliki bapak ini. Terdapat beberapa kesalahan, dan saya fikir, wajarlah. Namanya juga bukan penutur asli. Setelah beliau menyelesaikan paparannya, beliau menampilkan slide terakhir dari paparannya. Disinilah saya tertarik dan agak geli juga. Disana tertulis, "Umpteen, Thank You".  Teman saya, Je, sontak bertanya, "hmmm... umpteen...??? naon hartina eta teh ju? (Apa itu artinya ju?". "duka atuh... urang ge karek apal. Teangan je di Google (Ga tau... saya juga baru dengar. Coba dicari di Google)", begitu jawab saya.
Dan setelah dicari, ternyata umpteen adalah "Relatively large but unspecified in number: umpteen reasons; umpteen guests." (sumber: http://www.thefreedictionary.com/umpteen). Setelah membaca itu baru saya mengerti. "Ooooooo...", ucap saya pada Je. Jadi artinya "sekian". Jadi maksud si Bapak tadi, Sekian Presentasi saya, Terima kasih (beliau-atau mesin- terjamahkan dengan "Umpteen, Thank you).  Sontak saja saya ketawa... Jadi maksudnya itu. Hadew. *tepok jidat... (memimjam istilah echiimuts).  Si Bapak bermaksud mengatakan Sekian (sampai sebegitu: ~ lah uraian mengenai teori baru ini, sumber: www.kbbi.web.id), yang terjadi malah Sekian yang bermakna "sebanyak itu (ini)".  Padahal beliau cukup mengatakan, Thank you, atau bisa mengganti umpteen dengan The End, That's All etc.  Saya ga tau apa komentarnya bule Amerika atau ibu-ibu dari Malaysia dan Brunei atau kokoh dari Singapur. Ya, begitulah guru kita.  Tapi, poin positifnya, saya diperkenalkan dengan kosakata baru, Umpteen. Terima kasih, Pak! Selain masalah Umpteen masih ada lagi kesalahan yang bikin geli yang terjadi, seperti "Free Test" (maksudnya Pre-test), "guided me with your fellings (maksudnya mungkin feeling).  
So, karena memang sudah tuntutan zaman, bahasa Inggris memang harus dikuasai dengan baik tidak hanya untuk guru-guru tetapi bagi siapa saja yang tidak ingin tertinggal. Let's start to speak English!  
Share:

Wednesday, 12 September 2012

"menulis"

Menulis. Saya memberi judul tulisan ini dengan "menulis", menggunakan dua tanda petik. Mengapa demikian? Karena saya memang sedang menulis saat ini, di blog ini-kegiatan yang sudah sangaaaaat lama saya tinggalkan. Saja cek, postingan saya yang terakhir tertanggal 12 Septem 2011. WoW. Setahun yang lalu.  Banyak hal yang sebetulnya ingin saya tuliskan, tapi ya itu, banyak malasnya. hehe.
Saat ini saya memang sedang "menulis". THESIS. Tulisan ilmiah sebagai syarat kelulusan dari jenjang magister. Ini tahun terakhir saya di UPI (read: seharusnya). Dan saya cukup mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas berat itu. Pertama karena memang topik yang saya pilih. Kedua karena ketergantungan terhadap orang lain. Jadi penelitiannya dilaksanakan di sebuah sekolah menengah, sedangkan saya bukanlah seorang guru, jadi saya meminta bantuan teman. Alasan ketiga sangat klasik, MALAS. Hantu malas ini sering menghinggapi, bahkan menggerogoti etos kerja saya ketika sudah berhadapan dengan komputer. Bawaannya pengen mengerjakan yang lain dulu (read: browsing, main games). 
Sekarang sih sudah rampung 50%, dan saya harus bisa menyelesaikan sisanya sesegera mungkin.  Mulai saat ini, saya bertekad akan menyelesaikan PR tersebut. Untuk kebaikan saya sendiri. Ya semoga diberi kemudahan. Aamiin YRA.

Share:

Monday, 28 November 2011

Cerita Cintaku

sayang...
pertama kali ku melihatmu di hari Jumat itu
aku hanya terpana dan takjub
kau begitu memukau begitu anggun dan mempesona
kau mungil dan lincah
ah... aku hanya tertegun.

sayang...
kucoba mengayuh asa
merapat ke dermaga hatimu yang tak tersentuh
menahkodai sampan kecilku
mencoba menyelinap diantara kapal-kapal mewah itu
sesaat aku terhempas, tak mampu menahan dahsyatnya gelombang hatimu

sayang...
ketika sang Maha Kuasa mencipta
tak seorang pun kan mampu menyela
dan ketika Dia berkehendak
titah-Nya kan terlaksana
begitulah...
hingga sampanku pun mulai menepi dan berlabuh

mereka mencerca mereka tak suka
aku tak peduli dan kau pun begitu
begitulah...
ketika semuanya memang mesti begitu
begitulah...

sayang...
lihatlah daratan kita sekarang
tak seindah nirwana memang
tak semegah istana kayangan
tapi disinilah kita
melabuhkan asa dan impian
menambatkan segala kenangan

sayang...
lima tahun berlalu dari Jumat itu
hari ini Selasa, 29 November 2011
deretan angka penuh makna

sayang...
Aku bahagia mencintaimu.


*Happy 2nd Anniversary*


28 November 2011
Share:

Monday, 12 September 2011

Trilogi Perjamuan

SEBELUM JAMUAN

Dan Kumulai semuanya dengan hatiku 
ku petik bulir padi dan sayuran terbaik
dari kebun jiwaku. Kumasak sepenuh rindu
sepenuh mesra hingga mengepul segala salam
dalam darah batinku. Maka aku pun datang
pada mu,menyeduh teh dengan darahku, 
menyiapkan meja perjamuan. 
Sudah kubayangkan perjumpaan kita
dua langit pengalaman, dua dunia berlainan 
membangun cakrawala di meja makan 
tempat bermacam dunia
bertautan menjelma bunga.
Tak kau lihat kesibukanku 
tak kau tahu keletihanku 
sendiri menyiapkan masakan di dapur 
namun sungguh benar tak mampukah
engkau dengar desirnya yang berdebur? 



DALAM PERJAMUAN

Engkau telah kekenyangan
dengan makanan lain, menu lain, perjamuan
lain, kala kau datang ke mejaku
hingga anatara sungkan dan tak mengerti
kau pandangi saja segala masakan
yang terhidang di meja makan.
Sambil tak putus-putus bersendawa
kau sentuh juga dengan enggan
satu dua makanan dan kau muntahkan
lalu kau tertidur sambil mendengkur
tinggal aku termangu
sendiri bagai orang dungu.
Waktu makan sudah lewat.
Senja beringut berangkat
ke jantung malam.

Nasi dingin, masakan dingin.
Berkesiur juga suara angin
Sayur Basi, teh pun basi
Apa lagi yang mesti ditangisi.

Kala matahari bersinar di cakrawala
kau terbangun tiba-tiba
memanggil segala orang
mencicipi ini dan mencoba itu
lalu sebuah ceramah panjang
tentang bagaimana mestinya masakan
dihidangkan, juga cara indah menyusun menu
para pemujamu mengangguk setuju.
Tinggal aku termangu
Sendiri bagai orang dungu


SELESPAS JAMUAN

Semua telah pergi. Di piring tinggal duri
duri yang menganga. Jejak-jejak kaki
di lantai dingin. Tumpahan saus
nasi basi dan tulang-tulang berserakan
di paru-paruku. Dari jendela
ku lihat engkau di restoran lain bersendawa tak habis-habisnya.

Di sebuah pinggan
ku lihat sepotong ikan bagai diriku
terendam di kuah yang salah
hingga rasanya kikuk dan masam di lidah.
Maka kukemasi diam-diam sisa bumbu
Kulit bawwang dan pecahan telur
yang berserak dalam batinku.

Akupun belajar memasak bagi diriku
Sendiri. Sekali saja kau sebut kata perjamuan
piring-piring di nadiku segera berderak pecah
membikin hatiku luka parah



Agus R. Sarjono, 2002
*dikutip dari Musthafa, 2008: 63-65


Share:

c'est moi

Member of

1minggu1cerita